Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UINSU MoU dengan Hartford International University Amerika Serikat

Petranews.com-Jakarta| Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) sebagai Kampus berbasis Smart Islamic University, terus melakukan terobosan akademik menuju Go Internasional, maka berbagai kerjasama dengan Perguruan Tinggi luar negeri semakin di kuatkan.

Hal ini di tandai dibangunnya kerjasama internasional, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di UIN SU bertaraf internasional itu, di buktikan UINSU kembali melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan universitas-universitas di berbagai belahan dunia, dan kali ini dengan Hartford International University Amerika Serikat, yang penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama RI di Jakarta Rabu 19 Agustus 2026.
Isi MOU tersebut tidak hanya terkait dengan kegiatan pengembangan akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat, akan tetapi juga termasuk kajian ke-Islaman dan ke-Indonesiaan untuk perdamaian dunia yang lebih baik.

Rektor UIN SU menyampaikan terima kasih kepada pihak Hartford International University yang telah berkenan untuk menjalin kerjasama dengan UIN SU yang harus banyak belajar dari universitas universitas dunia, termasuk Hartford International University. 

"Kita harus berkolaborasi dengan mereka sebab kita tidak mampu untuk membangun peradaban ini secara sendirian, termasuk membangun relasi global yang produktif dan damai untuk masyarakat dunia. Kerjasama ini kita harapkan dapat melahir kegiatan kegiatan yang konkrit antara kedua universitas,"ujar Rektor.

Sementara itu, Presiden atau Rektor Hartford International University, Syerli L Turner, Ph.D juga menyampaikan kesediaan pihaknya berkerjasama dengan UIN SU, dan menyampaikan apresiasi kepada Rektor UIN SU yang sudah banyak melakukan pengembangan keilmuan, penelitian dan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat Indonesia,  khususnya di Sumatera Utara. 

Presiden Hartford International University juga menyatakan komitmennya untuk ikut serta mengembangkan Indonesian Studies berdasarkan kerjasama yang telah disepakati dalam bentuk MoU pada hari yang sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sementara itu Kepala Pusat Layanan Internasional UINSU, Ansari Yamamah menegaskan, bahwa UIN SU sedang diambang pintu globalisasi keilmuan sehingga tidak ada lagi waktu bagi UIN SU kecuali terus bergerak secara produktif agar dapat ikut serta memfasilitasi jalannya peradaban. 

"Kita harus sudah menyiapkan langkah strategis yang terukur agar kita tidak ketinggalan Kereta Api Pedabadan. Bahwa UIN SU dipastikan akan semakin maksimal memainkan perannya tidak hanya dalam konteks keagamaan tetapi juga sains dan teknologi. Hal ini dibuktikan hari ini UINSU sudah masuk dalam level elit PTKIN  di Indonesia," terang founderi Islam Transitif ini.

Penandatanganan MoU antar kedua universitas disaksikan langsung Menteri Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar di hadapan para pejabat di lingkungan Kementerian Agama, para rektor dan para undangan dari berbagai instansi terkait. 

Sementara dari UIN SU, turut mendampingi Rektor, Ansari Yamamah sebagai kepala International Office dan Bobby Hilman Nasution, SE., ME sebagai Stafsus International Office UIN SU. (AS)

Posting Komentar

0 Komentar