Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

TNI Polri Di Libatkan Distribusi BBM Ke Seluruh SPBU, GEMMA Masjid Sumut Apresiasi

Petranews.com-Medan| Terjadinya antrian panjang konsumen BBM di seluruh SPBU yang ada di Kota Medan dan beberapa wilayah di Sumatera Utara, bukan dikarenakan adanya kelangkaan BBM, namun ketiadaan supir-supir truk tangki BBM yang melakukan aksi mogok kerja, inilah penyebab utama terjadinya antrian panjang BBM di tiap-tiap SPBU, sehingga pasokan distribusi BBM ke tiap-tiap SPBU terganggu.

Hal ini disampaikan Ketua Generasi Muda Masjid Sumatera Utara (GEMMA Sumut) H. Masdar Tambusai, S.Ag, saat di mintai tanggapannya tentang terjadinya antrian parah konsumen BBM di tiap-tiap SPBU, sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan gejolak sosial.

"Antrian panjang konsumen BBM di tiap-tiap SPBU di Kota Medan dan beberapa Kota lainnya di Sumatera Utara, perlu menjadi perhatian semua pihak, terutama Pertamina selaku operator distribusi BBM kepada masyarakat, bisa menjelaskan penyebab terjadinya antrian panjang BBM di tiap-tiap SPBU, sehingga korbannya para konsumen, sebagai perusahaan energi nasional yang memiliki reputasi internasional, seharusnya Pertamina malu jika hal terkait distribusi inipun mereka kewalahan dan tidak mampu mengantisipasi secara cepat guna mengatasi persoalan teknis seperti ini, sudah wajar dan sepantasnya Menteri ESDM dan Kepala BUMN untuk segera mencopot pimpinan Regional Pertamina Sumut yang dianggap lalai dan tidak becus mengatur soal distribusi ini,"ujar Masdar Tambusai, Rabu (15/7/2026).

Menurut mubaligh ini, tersendatnya pasokan BBM ke SPBU, bukan dikarenakan kelangkaan BBM sebagaimana di sampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, bahwa penyebab terjadinya kekosongan BBM di tiap-tiap SPBU di sebabkan supir truk tangki pembawa BBM jumlahnya berkurang, sehingga menyebabkan terjadinya kelambatan pengiriman BBM ke masing-masing SPBU.

"Apa yang disampaikan Gubernur Bobby Nasution itu semacam sindiran pedas kepada pihak Pertamina regional Sumut, yang dianggap tidak becus dalam mengatur distribusinya, apalagi informasi yang beredar penyebab utama terjadinya kekosongan BBM di tiap-tiap SPBU karena supir truk tangki yang mogok bekerja, sehingga berakibat truk-truk tangki BBM bertumpuk di depo-depo Pertamina, karena keterbatasan supir yang membawa truk tangki BBM ini,"urai Masdar.

Guna mengantisipasi resiko yang terjadi akibat kekosongan BBM di masing-masing SPBU, Gubernur Sumatera Utara bersama TNI Polri, sigap merespon kondisi yang kurang baik, apalagi informasi-informasi liar di platform media sosial beragam muncul, dikhawatirkan bisa memicu terjadinya konflik sosial.

"GEMMA Masjid Sumut mengapresiasi langkah cepat Gubernur Sumut beserta TNI Polri guna mengantisipasi terjadinya situasi yang kurang baik ini, dengan mengirimkan prajurit-prajurit dari TNI Polri mengambil alih kemudi truk-truk tangki BBM yang sudah stanby bergerak mendistribusikan ke seluruh SPBU, sebagai langkah kongkrit mengatasi kekosongan supply sekaligus sebagai bentuk antisipasi terjadi gejolak sosial ditengah masyarakat, tentu langkah cepat ini kami apresiasi,"ucap tokoh muda Melayu Sumatera Utara tegas. (AS)

Posting Komentar

0 Komentar