Petranews.com-Medan| Dato' Hj. Hikmatul Fadhillah, SH, MM merupakan salah satu tokoh perempuan Sumatera Utara yang berkecimpung pada berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus tokoh pendidikan di Sumatera Utara. Disamping itu, sekaligus pembina Majelis Taklim penggagas pengajian bagi kelompok marginal perkotaan yang tidak tersentuh dengan nilai-nilai pemahaman agama, juga tidak luput dari perhatiannya.
Pemberian anugerah ini merupakan agenda rutin Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang secara konsisten memberikan apresiasi kepada sejumlah Tokoh Inspirasi di Sumatera Utara. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi, kerja nyata, dan kontribusi mereka yang berdampak luas bagi kemajuan daerah, pelayanan publik, serta generasi muda di Sumatera Utara.
Hal ini disampaikan Dato' Hj Hikmatul Fadhillah saat bincang siang dengan media, di sela kegiatan pengajian majelis taklim yang bertemakan tentang penguatan aqidah dan akhlak sebagai benteng iman bagi generasi muda menghadapi perubahan zaman.
"Alhamdulillah pertama kami panjatkan kehadirat Allah SWT, dan terimakasih kami kepada Ibu Gubernur Sumatera Utara Kahiyang Ayu, yang kemarin kami diberikan anugerah sebagai salah satu tokoh inspirasi Sumatera Utara yang di wakili istri Wakil Gubernur Sumatera Utara ibu Titiek Sugiharti Surya, semoga ini menjadi motivasi bagi saya untuk ikut berkontribusi bagi keberlangsungan pembangunan di Sumatera Utara,"ujar Bunda Hikmatul (sapaan akrabnya) kepada media, Minggu (28/6/2026).
Lebih jauh dikatakan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Islam Hikmatul Fadhillah ini, anugerah yang diberikan pemerintah Sumatera Utara tentu memberikan energi positif, sekaligus tanggung jawab moral bagi hidup dan tumbuhnya nilai-nilai sosial, termasuk nilai religiusitas semakin tumbuh di tengah masyarakat.
"Sebagai penerima penghargaan, tentu kami punya tanggung jawab moral yakni terciptanya kehidupan sosial yang semakin baik, dilandasi nilai-nilai agama atau spiritual, sehingga memberi efek positif bagi kehidupan sosial masyarakat dan sebagai tanggung jawab sosial, kami siap berkontribusi dalam pemikiran ataupun gagasan bagi tumbuhnya kesadaran dan nilai-nilai sosial dalam masyarakat, sehingga program keberlanjutan pembangunan di Sumatera Utara dapat terus ditingkatkan secara kualitas dan kuantitasnya,"tambah tokoh Melayu Sumatera Utara ini.
Dibagian lain disampaikan Founder Pesantren Pendidikan Lansia dan Pesantren Tahfidz Qur'an Ahmad Fadlan di Kec. Kuala Begumit Kab. Langkat, ada hal-hal lain yang terus dikerjakan sebagai kontribusi bagi masyarakat, sebagai penggiat pendidikan, tidak lepas dari bidang pendidikan, sebab inilah kunci sukses bagi bangsa ini kedepannya.
"Prinsip pendidikan "Long Life Education", belajar dari buaian hingga akhir hayat, artinya pendidikan itu tidak berhenti di batasan usia, waktu tempat dan masa, sepanjang hayat pendidikan itu berjalan, output dari proses belajar itu lahirnya insan yang bermoral dilandasi ilmu dan iman serta berguna bagi umat, bangsa dan negara,"tutur Bunda Hikmatul memotivasi. (AS)
0 Komentar