Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

GEMMA Masjid Sumatera Utara, Ajak Sikapi Surat Edaran Walikota Medan Secara Arif dan Bijak

Petranews.com-Medan| Dewan Pengurus Wilayah Generasi Muda Masjid (GEMMA) Sumatera Utara meminta dan berharap, agar seluruh elemen masyarakat yang ada di Kota Medan, untuk tenang menyikapi tentang adanya Surat Edaran Walikota Medan terkait penataan dagangan daging non halal yang ada di beberapa pasar di Kota Medan.

Hal ini disampaikan Pengurus Wilayah GEMMA Masjid Sumatera Utara, menyikapi maraknya pernyataan-pernyataan tentang keberadaan dagangan daging non halal yang disampaikan beberapa elemen masyarakat, baik yang pro maupun kontra terhadap terbitnya Surat Edaran Walikota Medan tentang penataan ataupun pengaturan penjual daging non halal, yang sudah tersebar di jejaring Grup WhatsApp secara berantai, beragam narasi dan diksi yang cenderung dapat memantik reaksi emosional.

"GEMMA Masjid Sumatera Utara meminta masyarakat Kota Medan tetap tenang dan tidak memberikan reaksi yang berlebihan, terkait adanya Surat Edaran Walikota Medan yang berisi tentang penataan dan pengaturan keberadaan penjual daging non halal, agar tertata lebih baik dalam satu lokasi yang nantinya memberikan kenyamanan bagi semua, untuk itu mari sikapi kebijakan ini secara arif dan bijak dengan tidak memberikan reaksi yang berlebihan, yang hanya menciptakan kondisi di tengah masyarakat kita yang majemuk ini menjadi kurang baik,"ujar Masdar Tambusai Ketua GEMMA Masjid Sumatera Utara kepada media, Rabu (25/2/2026).

Lebih jauh dijelaskan Masdar, bahwa kebijakan Walikota Medan merupakan hasil musyawarah para pemangku kebijakan dengan melibatkan unsur masyarakat, Kepolisian dan pemerintah Kota lainnya. Kebijakan ini di ambil guna penataan lebih rapi dan lebih teratur.

"Surat Edaran Walikota Medan berisi tentang himbauan guna penataan dagangan terutama daging non halal di tempatkan dalam satu areal khusus dan tidak bercampur dengan produk halal lainnya, ini semata-mata sebagai penghormatan pemerintah kepada umat beragama, sehingga produk-produk yang membedakan antara yang halal dan non halal terlihat jelas, sehingga masyarakat sebagai konsumen juga terjaga dan nyaman dalam berbelanja, dan tidak ada keraguan untuk membeli, sebab arealnya sudah ada pemisahan antara produk halal dan non halal, jadi jangan ini ditarik menjadi isu-isu agama dan ras tertentu, kebijakan Walikota Medan murni untuk menjaga kenyamanan seluruh masyarakat yang berbelanja,"tegas Masdar Tambusai yang didampingi Sekretaris Amirsyam.

Untuk lanjut mubaligh ini,. diharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Medan khususnya, agar tidak terpancing isu-isu liar yang tidak bertanggung jawab yang ingin Medan tidak kondusif,.apalagi saat ini umat Islam sedang berpuasa, maka mari kita hormati sebagai umat dan bangsa yang bersatu dalam bingkai persaudaraan kebangsaan.

"Mari kita akhiri polemik ini dengan mengedepankan asas musyawarah mufakat dan tidak terpancing isu-isu negatif yang hanya memperkeruh suasana Kota Medan yang kian kondusif ini,"ungkap Masdar Tambusai. (AS)

Posting Komentar

0 Komentar