MEDAN,Petra News
Keluarga besar Syiar Inspirasi Indonesia (SYIN) melaksanakan rangkaian kegiatan Bakti Sosial, Pemeriksaan Pap Smear, Pemeriksaan Kesehatan Umum, dan Rapat Kerja Tahun 2026-2027 di YM Mandiri, Jl. Pasar Nipon, Kec. Medan Marelan, Selasa 25 Agustus 2026.
Kegiatan bakti sosial diprakarsai oleh Patologi Anatomi FK USU, PDSPA SPBU, KAHMI Medan, BM3 Medan, dan Kelurahan Binaan MD KAHMI Medan. Pemeriksaan kesehatan yang digelar meliputi Pap Smear dan pemeriksaan umum untuk masyarakat sekitar.
Rapat Kerja SYIN dibuka oleh Dewan Pembina Prof. Fachrudin Azmi. Dalam arahannya beliau menegaskan bahwa program-program yang telah disusun harus menjadi langkah konkret dalam membangun peradaban anak-anak Indonesia untuk menyongsong bonus demografi 2045.
> "Raker ini mendukung tumbuhnya peradaban yang berdampak jangka panjang. Fokus kita adalah daerah 3T: Terdepan, Terluar, dan Tertinggal," ujar Prof. Fachrudin.
*Program Unggulan 2026-2027*
Dalam Rapat Kerja ke-I ini, seluruh bidang menyampaikan program kerja unggulan. Beberapa prioritas nasional yang mengerucut antara lain:
1. *Pensahadatan Warga Terpencil*
Program pertama telah dilaksanakan di Desa Watanono, Morowali Utara, Sulawesi Tengah dengan 202 orang warga menjadi mualaf. Dilanjutkan dengan Sholat Idul Adha 1447 H perdana di daerah terisolir tersebut.
2. *Pendirian Rumah Ibadah dan Pembinaan Mualaf*
Program berkelanjutan berupa pembinaan muslim/muslimah dalam memahami ajaran Islam, serta penempatan dai di masjid-masjid yang selama ini kurang mendapat perhatian dan pembinaan. Program ini direncanakan di wilayah Pakpak Bharat, Nias, dan daerah minoritas lainnya.
3. *Penanggulangan Bencana*
Mengingat Medan, Binjai, Langkat, dan Deli Serdang merupakan daerah langganan banjir, SYIN akan mengambil peran aktif dalam mitigasi dan bantuan kepada warga terdampak. SYIN juga menggandeng komunitas kebencanaan dan stakeholder terkait.
> "Ini hal yang mendesak untuk memberi pemahaman kepada relawan yang akan diterjunkan di daerah bencana," tegas Dewan Pengawas, Abdul Aziz.
Ketua SYIN, Agus Salim, dalam laporannya menyampaikan bahwa penguatan ekosistem dakwah harus menyasar tempat-tempat terpencil, terisolir, dan tersulit.
Raker ini juga dihadiri oleh HIPKA - Himpunan Pengusaha KAHMI, BKM-BKM, komunitas remaja masjid, Karang Taruna, serta komunitas SPBU - Serikat Pemuda Berbagi untuk Umat.
*8 Bidang Inspirasi SYIN*
Untuk menjalankan program, SYIN menguatkan 8 bidang:
*Syiar Islam Komunitas Marginal dan Minoritas, Tangguh Mandiri, Ekonomi Inovatif, Sehat Sejahtera, Bantuan dan Relawan, Komunikasi dan Penguatan Jaringan, Pengembangan Pendidikan Pelatihan dan Kajian Ilmu, serta Spiritual Investasi dan Ziswaf.*
Selain Raker, kegiatan ini dirangkai dengan bakti sosial pemeriksaan Pap Smear dan pemeriksaan umum menggandeng Patologi Anatomi.
> "Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik yang tergabung dalam komunitas SPBU - Serikat Pemuda Berbagi untuk Umat," ujar Dr. dr. Delyuzar yang juga Ketua MD KAHMI Medan.
Hasil Rapat Kerja I ini menjadi acuan bagi kami untuk melangkah setahun ke depan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini, termasuk kepada Pembina SYIN AKBP Purn. Nusfi Arion yang ikut dalam program pensahadatan mualaf di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.
> "Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kemudahan, keberkahan, serta melindungi kita semua dalam setiap langkah perjuangan dan amal kebaikan," tutup Agus Salim.
_Jazakumullahu khairan_ atas perhatian dan kehadirannya.
0 Komentar