Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pegadaian Resmikan The Gade Preneur Space Aceh, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Inklusi Keuangan

Petramews.com-Banda Aceh|PT Pegadaian (Persero) resmi membuka The Gade Preneur Space Aceh sebagai ruang inovasi, kolaborasi, pelatihan, dan inkubasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh.

Peresmian The Gade Preneur Space Aceh berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, di Jl. Sudirman No. 51, Desa Geuceu Iniem, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan program GadePreneur, yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM, memperluas akses pasar, meningkatkan literasi keuangan, serta membangun ekosistem usaha yang saling terhubung.


Tiga Fungsi Utama The Gade Preneur Space

Berdasarkan paparan Pegadaian, The Gade Preneur Space memiliki tiga fungsi utama dalam mendukung pengembangan UMKM.

Pertama, sebagai ruang pamer produk atau commercialization hub yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan sekaligus membantu memasarkan produk-produk lokal. Ruang ini menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan eksposur produk UMKM kepada masyarakat dan calon konsumen.

Kedua, sebagai pusat pelatihan dan mentoring atau capability center. Fasilitas tersebut menjadi wadah inkubasi terstruktur yang mencakup berbagai aspek pengembangan usaha, mulai dari rebranding produk, pengelolaan usaha, pembukuan, hingga penyusunan strategi untuk memperluas pasar.

Ketiga, sebagai ruang kolaborasi atau event space yang mempertemukan Pegadaian dengan pengusaha lokal, masyarakat, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan bisnis, membuka peluang kemitraan, serta mendorong pertukaran gagasan.

Kehadiran The Gade Preneur Space Aceh juga memiliki nilai strategis dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan inklusi finansial. Pembinaan UMKM diarahkan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui pengembangan produk-produk unggulan Aceh sekaligus memperluas akses pelaku usaha terhadap layanan dan pengetahuan keuangan.

Selain itu, sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis lokal yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.


The Gade Preneur Space Aceh Jadi yang Keenam

The Gade Preneur Space Aceh merupakan The Gade Preneur Space ke-6 yang dihadirkan Pegadaian. Kehadirannya menambah ruang pembinaan bagi pelaku UMKM sekaligus menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi dan kewirausahaan.

Peresmian tersebut turut melibatkan unsur pemerintah daerah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, serta mitra dalam ekosistem pemberdayaan UMKM.

Sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga yang tercantum dalam agenda kegiatan antara lain Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Ir. Jalaluddin, ST., MT.; Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Hertha Bastiawan; Asisten Direktur Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh Firman Octo Armando; Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd.; serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh T. Adi Darma, ST.

Dari unsur perguruan tinggi turut hadir Direktur UMKM Center Universitas Syiah Kuala Dr. Iskandarsyah Madjid, S.E., M.M., serta perangkat Desa Gampong Geuceu Iniem, Kota Banda Aceh.


Eka Pebriansyah: Perkuat Kolaborasi untuk UMKM

Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero), Eka Pebriansyah, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya keberadaan ruang pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM.

The Gade Preneur Space tidak hanya diarahkan sebagai tempat untuk memamerkan produk, tetapi juga sebagai ruang untuk mendapatkan pelatihan, pendampingan, membangun jejaring, dan mengembangkan usaha.

Eka juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Pegadaian, pemerintah daerah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, komunitas, dan pelaku usaha. Sinergi berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem UMKM, baik dari sisi peningkatan kapasitas maupun akses terhadap pasar dan pembiayaan.


Muhammad Candra Utama Dorong Pengembangan Usaha Mikro Berkelanjutan

Sementara itu, SEVP Micro Business Empowerment PT BRI (Persero) Tbk., Muhammad Candra Utama, turut menyampaikan pentingnya sinergi dalam mendorong pengembangan usaha mikro.

Menurut pokok penyampaiannya, pengembangan UMKM membutuhkan dukungan yang berkelanjutan dan tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan. Pelaku usaha juga membutuhkan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan bisnis, literasi keuangan, pemasaran, serta akses terhadap jaringan dan ekosistem usaha.

Kolaborasi antar-lembaga dinilai dapat memperluas ruang pendampingan bagi pelaku UMKM sehingga mereka memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan kapasitas dan memperluas jaringan usaha.


Sinergi Pegadaian, BRI dan PNM

Penguatan ekosistem UMKM melalui The Gade Preneur Space Aceh juga melibatkan unsur BRI dan PNM.

Dari BRI, tercantum SEVP Micro Business Empowerment PT BRI (Persero) Tbk. Muhammad Candra Utama, Ultra Mikro Group Head PT BRI (Persero) Tbk. Roma Jaka Permata Simanjuntak, Regional Micro Business Head PT BRI (Persero) Tbk. Medan Himawan Dwi Laksono, serta Kepala Kantor Fungsional PT BRI (Persero) Tbk. Aceh Ali Akbar.

Sementara dari PNM, hadir Executive Vice President Pemberdayaan dan Hubungan Kelembagaan PT PNM (Persero) Razaq Manan Ahmad dan Pemimpin Cabang PT PNM (Persero) Banda Aceh Agung Utomo.

Dari Pegadaian, tercantum Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero) Eka Pebriansyah, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan Yohanis Wulang, serta Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Banda Aceh Sahputra Adriansyah, bersama jajaran manajemen PT Pegadaian (Persero).


Jadi Ruang Bertemu bagi Pelaku UMKM Aceh

Dengan hadirnya The Gade Preneur Space Aceh, Pegadaian membuka ruang yang dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai unsur pendukung usaha.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi tempat bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pembinaan, memperkenalkan produk, membangun jejaring, mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas, serta membuka peluang kolaborasi.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, The Gade Preneur Space Aceh diharapkan tidak hanya menjadi ruang fisik bagi pelaku UMKM, tetapi juga menjadi titik temu bagi inovasi, pembinaan, pemasaran, dan pengembangan jejaring usaha.

Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam memperkuat ekosistem UMKM di Aceh melalui sinergi antara dunia usaha, pemerintah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat. (PN)

Posting Komentar

0 Komentar