Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Staf Khusus Kemdiktisaintek RI Dr Ismail Hasani Penguji Eksternal Program Studi S3 Hukum Islam UIN SU

Petranews.com-Medan| Jajaran Pimpinan Pascasarjana UIN SU terutama dari Program Studi S3 Hukum Islam (Prodi HUKI) Doktoral, sangat mengapresiasi atas dedikasi dan komitmen Dr Ismail Hasani bagi kemajuan dunia pendidikan tinggi terutama pendidikan tinggi Islam.

Hal ini terlihat, dari kehadiran Dr Ismail Hasani ke UIN SU sebagai penguji eksternal bagi tiga orang promovendus Prodi Hukum Islam, yang pada hari yang bersamaan mengikuti proses sidang terbuka Doktoral Hukum Islam, sejak pagi hingga sore harinya.

Atas dedikasi dan totalitas komitmen Dr Ismail Hasani bagi dunia Perguruan Tinggi khususnya PTKIN UIN SU, sangat di apresiasi, mengingat padatnya jadwal kegiatan di Kementerian Pendidikan Tinggi Riset Sains Teknologi (Kemdiktisaintek), sekaligus sebagai dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tentu kehadiran Dr Ismail Hasani sebagai penguji eksternal menjadi kebanggaan bagi UIN Sumatera Utara dan khususnya Pascasarjana program Doktoral Hukum Islam.

Ketua Prodi S3 HUKI UIN sunan Dr Arifuddin Muda Harahap,.M.Hum, merasa terharu dan bersyukur atas kesediaan serta kehadiran Dr Ismail Hasani sebagai penguji eksternal bagi mahasiswa S3 Program Doktor Hukum Islam, di tengah padatnya waktu Dr Ismail Hasani sebagai staf khusus Kementerian dan juga dosen UIN Jakarta, bersedia menguji Promovendus mulai pagi hingga sore, hingga hari itu juga langsung kembali ke Jakarta.

"Kehadiran Dr Ismail Hasani sebagai penguji eksternal di program doktoral HUKI UIN SU sangat kami apresiasi. Totalitas dan komitmen Dr Ismail Hasani menjadi bukti bagi kemajuan dunia Perguruan Tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui riset atau penelitian mahasiswa program doktor, sekaligus sangat tertarik dengan hasil-hasil riset yang disajikan para promovendus yang mengkombinasikan nilai-nilai hukum Islam dan hukum konvensional sebagai kaidah-kaidah penguatan tataran riset yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan, terkhusus bagi dunia hukum,"ujar Arif kepada media, Sabtu (11/10).

Pada bagian lain di sampaikan Ketua ISNU Sumatera Utara ini, bahwa Dr Ismail Hasani sangat tertarik dengan hasil-hasil penelitian para promovendus yang mampu mengkolaborasikan nilai-nilai Hukum islam dan hukum konvensional dalam perspektif pembaharuan hukum di Indonesia, sehingga ini menjadi masukan yang penting dan strategis untuk lebih dikembangkan, sehingga memberi manfaat bagi dunia hukum di Indonesia.

"Dr Ismail Hasani pada prinsipnya sangat tertarik dengan hasil-hasil penelitian yang disampaikan dan berharap hasil ini terus di kembangkan sekaligus di sempurnakan, sehingga para mujtahid pemikir hukum Islam dan konvensional semakin mewarnai belantika hukum nasional kita,"ujar Arif menyampaikan harapan Dr Ismail Hasani.

Sementara itu salah seorang Guru Besar UIN SU sekaligus promotor bagi mahasiswa program Doktor Hukum Islam UIN SU, Prof Dr Ansari Yamamah, MA,. sangat mengapresiasi komitmen Dr Ismail Hasani bagi kemajuan dunia Perguruan Tinggi terkhususnya Perguruan Tinggi Islam.

"Dr Ismail Hasani sangat wonderful, bisa hadir langsung sebagai penguji eksternal mulai pagi hingga sore, sangat profesional dan mempunyai ide-ide besar bagi kemajuan dunia Perguruan Tinggi, sebagai staf khusus Menteri Pendidikan Tinggi dan juga dosen yang super sibuk masih bisa datang dan menguji langsung promovendus, atas dedikasi dan totalitasnya patut di apresiasi,"ujar Datuk Pandya Wangsa ini.

Dibagian lain, Plt Direktur Pascasarjana UIN SU Prof Dr Hj Nursakinnah Daulay,.M.Psi menuturkan, bahwa Pascasarjana UIN SU mendapat kehormatan dengan hadirnya staf khusus Kementerian sebagai penguji eksternal di program studi doktor Hukum Islam,.dan berharap kehadiran Dr Ismail Hasani semakin memperkuat posisi UIN SU sebagai salah satu Kampus terbaik di Indonesia.

"Kita berharap kehadiran Dr Ismail Hasani ke Pascasarjana UIN SU semakin mempertegas kualitas pendidikan di UIN SU memberi nilai positif bagi kemajuan dunia Perguruan Tinggi khususnya Perguruan Tinggi Islam ditengah arus kompetisi global yang semakin kompetitif ini,"harap Prof Sakinnah.(AS)

Posting Komentar

0 Komentar