Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kelangkaan Solar Di Jalur Lintas Sumatera Membuat Supir Bus Lintas Propinsi Frustasi

Petranews.com- Lampung|Langkanya solar di jalur lintas Sumatera, membuat para supir bus lintas Propinsi frustasi dan pasrah, hal ini berakibat terlambatnya waktu tempuh para penumpang bus antar Kota antar propinsi menuju ke tujuannya masing-masing.

Hal ini diakui salah satu supir armada bus antar Propinsi kepada media yang mengeluhkan, langkanya suplai bahan bakar jenis solar, sehingga sangat menganggu operasional bus-bus AKAP ke tujuan penumpang masing-masing, sehingga berdampak menguras biaya pengeluaran bagi pengemudi dan penumpang bus lainnya.

"Bayangkan, bus AKAP di jatah BBM solar sebanyak 200 liter per hari dengan menggunakan barcode, sementara kebutuhan bus jalur lintas propinsi ini menempuh ribuan kilometer tanpa henti ke tujuan kita yang dituju, apa yang bisa kami lakukan, sementara di tiap SPBU yang dilewati solar kosong, bahkan para supir bus AKAP harus keluar biaya ekstra ditengah sepinya penumpang dan barang yang  dibawa, hingga kini tidak ada solusi dari pemerintah dan Pertamina dalam mengatasi masalah ini,"ujar Amirsyam salah seorang penumpang bus lintas, saat mendengarkan keluh kesah seorang pengemudi bus lintas Propinsi Sabtu (4/9/2026).

Bahkan menurut jurnalis   Sumatera Utara ini, penjatahan BBM solar sungguh sangat memberatkan serta membingungkan para awak bus, bagaimana mungkin jarak ribuan kilometer diberi jatah 200 liter per hari, bus bergerak tiada henti, lebih parahnya lagi saat tiba di SPBU solar kosong.

"Aneh solar di SPBU kosong, tapi solar eceran berserak di jalanan dengan harga jual selangit, tidak sebanding dengan biaya ongkos penumpang yang mengakibatkan biaya operasional tinggi, awak bus sudah menjerit-jerit tanpa ada solusi dari negara,"terangnya.

Menurutnya kelangkaan solar di jalur lintas Sumatera hingga ke jawa sudah membuat mereka stres dan frustasi dalam menghadapi situasi ini.

"Sebagai penumpang kami merasakan keprihatinan ini, sikap pasrah mereka para supir bus lintas ini, hanya meminta satu doa saja, kiranya Allah SWT bukakan hati dan perasaan pemerintah atas kebijakan yang ngawur dan tidak memberi solusi atas situasi ini, semoga para supir lintas AKAP ini diberikan kemudahan untuk mendapatkan solar, sehingga penumpang bisa di hantar sampai tujuan dengan selamat,"ujar Koordinator Medan Media Cyber Club (MMCC) ini. (AS)

Posting Komentar

0 Komentar