Petranews.com-Medan| Kementerian Agama Kota Medan melakukan aksi kemanusiaan, berupa penghimpunan, pengalangan serta pengiriman bantuan bagi korban terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatera Utara.
Pengiriman bantuan kemanusiaan yang nantinya di berikan kepada korban terdampak bencana yang saat ini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.
Disamping itu, pemberian bantuan ini, di kaitkan dengan penyebutan Hari Amal Bakti Kementerian Agama yang ke 80.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr H Impun Siregar, MA di sela-sela persiapan pemberangkatan bantuan yang segera dikirimkan kepada beberapa titik terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera Utara.
"Pengiriman bantuan kemanusiaan yang di himpun dari seluruh ASN dan pegawai PPPK yang ada di lingkup Kementerian Agama Medan, nantinya seluruh bantuan yang sudah di kumpulkan ini, dibagikan ke beberapa wilayah yang terdampak banjir, seperti di daerah Tapanuli Selatan, Sibolga, Tapanuli Tengah dan Langkat, seluruhnya kita distribusikan, koordinasi dan komunikasi di arahkan langsung melalui Kakan Kemenag dan Penyuluh Agama di masing-masing daerah yang menjadi tujuan bantuan,"ujar Impun Siregar kepada media, Selasa (23/12).
Alumni Program Doktoral UIN SU ini mengatakan, bantuan yang di himpun ini beragam, mulai pakaian layak pakai untuk wanita, pria, anak-anak dan balita, air mineral, mie instan dan siap saji, minyak goreng, perlengkapan perempuan, pampers, susu balita dan lainnya.
"Bantuan yang dihimpun ini sebagai wujud kepedulian kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, sekaligus rasa syukur insan Kementerian Agama yang dirangkai peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 80, kita berdoa semoga musibah ini semakin menguatkan rasa peduli terhadap kerabat dan saudara kita yang terdampak bencana alam ini, di kuatkan kesabaran dan keikhlasan atas cobaan ini, Insya Allah ada hikmah di balik musibah,"ucap Dr Impun Siregar.
Menurut rencana, bantuan logistik bagi korban bencana alam di Sumatera Utara, di distribusikan esok harinya langsung ke lokasi bencana dan terbagi dalam beberapa kelompok sesuai daerah yang sudah di tentukan. (AS)

0 Komentar