Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Hariman Siregar: Banjir Rob Belawan Tidak Kunjung Tuntas Wali Kota Medan Tebar Pesona Tanpa Solusi

Belawan| Sejak kemarin, Medan Belawan sekitarnya di terjang banjir rob, disebabkan tingginya permukaan air laut, yang menyebabkan beberapa Lingkungan di Kec. Medan Belawan terendam banjir, bahkan tingginya hampir sedada orang dewasa.

Banjir rob rutinitas yang selalu dihadapi masyarakat Medan Belawan, tanpa adanya solusi dari Pemerintah Kota Medan, termasuk para wakil rakyat yang duduk di DPRD Medan dan Sumut hingga DPR RI dapil Sumut satu, seakan tutup mata dengan kondisi seperti ini, akibatnya masyarakat pun frustasi, pasrah dan menyerah dengan kondisi yang ada. Banjir rob yang terjadi secara rutin ini, menyebabkan perabotan rumah rusak, dan pasca surut menyisakan lingkungan yang becek, kumuh dan berpotensi menimbulkan penyakit kulit.

Hal ini disampaikan Hariman Siregar, salah seorang tokoh pemuda Medan Belawan yang bertempat tinggal di Kel. Sicanang, yang terdampak banjir rob parah yang mengakibatkan banyak keluarga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Walaupun banjir rob ini banjir yang rutin terjadi, namun perhatian dari Wali Kota Medan semuanya hanya sebatas wacana saat kampanye, realisasinya nol besar.

"Warga Belawan saat ini sudah frustasi dengan janji-janji politik Wali Kota Medan, mereka berjanji segera melakukan upaya-upaya cepat menangani banjir rob yang kerap terjadi di sini, dengan program membuat tanggul pemecah banjir rob, namun semuanya cuma omdo alias omong-omong doang,"ujar Hariman, Senin (18/5/2026).

Menurut Hariman, pembuatan tanggul pemecah banjir rob di Belawan mendesak untuk dikerjakan, tapi faktanya Wali Kota Medan ketika datang ke sini (Belawan, red) sekedar tebar pesona dan janji kosong tanpa ada kejelasan realisasinya.

"Sebagai masyarakat kami kecewa dengan Wali Kota Medan saat ini, datang ke Belawan hanya melihat lalu pulang tanpa solusi, jika melihat kinerja Wali Kota Medan sebelumnya, alhamdulilah jembatan Canang selesai,. padahal sudah bertahun-tahun jembatan penting yang menghubungkan masyarakat Canang dengan Kota Belawan selesai di bangun, namun untuk tanggul rob entah kapan dikerjakan, jangan kan dikerjakan,. rencananya pun tidak jelas, apa nunggu Belawan dan masyarakatnya tenggelam baru Pemko Medan turun,"tanya Hariman heran.

Menurut Hariman, jika kondisi Belawan dibiarkan terus seperti ini tanpa ada langkah kongkrit dari Pemerintah Kota Medan, ada baik wacana pemekaran Medan Utara perlu di kaji dan di diskusikan kembali diantara masyarakat Belawan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, sehingga Medan Belawan ketika berdiri sendiri memiliki tanggung jawab untuk membangun daerahnya.

"Medan Utara khususnya Belawan turut berkontribusi besar bagi pendapatan untuk negara, namun faktanya Belawan seperti di anak tiri kan, konflik kerap terjadi karena faktor sosial ekonomi, pendidikan dan sebaginya, jadi wacana pemekaran wilayah Medan Utara dengan Belawan sebagai central growth, perlu di suarakan lagi,"tegas Hariman.(As)

Posting Komentar

0 Komentar