Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Safari Kebangsaan Polda Sumut. Kapoldasu: Ikatan Silaturahmi Kebangsaan Pererat Persatuan

Petranews.com-Medan| Persatuan dan persaudaraan kebangsaan merupakan kunci yang mempererat dan memperkuat bangsa Indonesia dari berbagai perpecahan yang bisa merusak nilai-nilai kebangsaan, atas nama perbedaan. Namun kuatnya tali silaturahmi antar elemen bangsa, berbagai perbedaan itu justru semakin memperkuat pondasi bangsa kita yang sangat majemuk ini.

Hal ini di sampaikan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dalam amanatnya yang dibacakan Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Semtana pada kegiatan Safari Kebangsaan Polda Sumatera Utara yang mengambil tema 'Polri Untuk Masyarakat, Doa Polri Untuk Negeri' yang berlangsung di Masjid Al-Hidayah Polda Sumut, Kamis (23/10).

Kapolda Sumut dalam sambutannya mengingatkan, Indonesia yang luas dengan beragam suku bangsa budaya dan bahasa yang beragam, jika tidak terkelola dengan baik, maka itu menjadi sumber konflik, sebagai mana di belahan dunia lain yang menjadikan perbedaan sebagai sumber konflik karena perbedaan.

"Indonesia yang beragam dan Sumatera Utara yang multikultural, hingga kini persatuan dan persaudaraan kebangsaan tetap terjaga, harmonisasi terjalin baik, para tokoh agama rukun bersatu, inilah modal bagi keberlanjutan pembangunan di Sumatera Utara,"ujar Kapolda dalam amanatnya.

Disisi lain, lanjut Kapolda Sumut, kemajuan ilmu dan teknologi informasi berbasis digital, terkadang berbagai informasi yang beredar di jejaring media sosial jika tidak di filter secara bijak, itu juga berpotensi menjadi sumber perpecahan.

"Kemajuan teknologi informasi seakan tidak terbatas, jika tidak disikapi secara baik, berpotensi menimbulkan pertikaian dan perpecahan di tengah masyarakat, kita bersyukur seluruh komponen masyarakat Sumatera Utara cerdas dan tidak goyah dari berbagai berita bohong, inilah pentingnya kolaborasi Polri dengan tokoh agama dan masyarakat sehingga situasi Kamtibmas kian terjaga sangat baik,"tegas Kapolda dalam sambutannya yang dibaca Wakapolda Sumut.

Safari Kebangsaan Polda Sumatera Utara di hadiri para tokoh agama, tokoh ormas-ormas Islam, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, komunitas ojek online, bilal mayit, majelis taklim dan perwiritan ibu-ibu dan seluruh personil Kepolisian Sumatera Utara.

Safari Kebangsaan di tutup dengan tausyiah Romo KH Ali Hasyim dari Pondok Pesantren Buntet Cirebon dan diakhiri dengan bantuan tali asih dari Polda Sumatera Utara kepada anak yatim piatu. (AS)

Posting Komentar

0 Komentar