![]() |
| Ilustrasi: Menundukkan ego dalam pandangan Islam – Sumber://aksara.co / Tim Media SALIK Online © 2025 |
Oleh: Ustad Burhan Bin Hasan
Majaelis Kajian SalikOnline, berbagi kajian di majelis rutin. Topik yang saya angkat sederhana, namun dalam: ego dan bagaimana Islam mengajarkannya untuk dikendalikan.
Ego dalam Pandangan Islam
Dalam Al-Qur’an, Allah mengingatkan kita:
“Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Rabbku.” (QS. Yusuf: 53)
Pesan ini jelas: ego yang tidak dikontrol bisa menjerumuskan manusia ke kesombongan, kemarahan, hawa nafsu, dan dosa. Rasulullah ﷺ juga menegaskan:
“Musuh terbesarmu adalah nafsumu sendiri.” (HR. Baihaqi)
Artinya, musuh sejati bukan orang lain, tapi ego dalam diri kita sendiri. Ego bisa menjadi teman atau musuh. Bila diarahkan dengan benar, ego menjadi energi positif untuk mendekatkan diri kepada Allah. Bila dibiarkan liar, ego justru menjerumuskan kita.
Cara Mengendalikan Ego
Beberapa langkah sederhana namun ampuh:
-
Dzikir dan sholat – melembutkan hati dan mengingat Allah.
-
Puasa – melatih menahan hawa nafsu.
-
Muhasabah (introspeksi diri) – sadar akan kelemahan dan keterbatasan.
-
Tawadhu’ (rendah hati) – ingat bahwa semua berasal dari Allah.
-
Ilmu dan hikmah – memahami batasan diri dan hukum Allah.
-
Lingkungan yang saleh – pergaulan baik membantu menundukkan ego.
Kajian modern juga menegaskan ini. Psikologi dan neuroscience menunjukkan ego bisa memicu stres, konflik, atau depresi bila berlebihan. Namun, dengan latihan spiritual seperti dzikir dan meditasi islami, otak menjadi tenang, ego terkendali, dan energi kita bisa diarahkan untuk kebaikan.
Refleksi Akhir
Kesimpulannya sederhana, namun menantang: jihad terbesar dalam hidup adalah menundukkan ego agar tunduk pada Allah. Dengan kesadaran, ibadah, ilmu, dan lingkungan yang baik, ego bisa menjadi sahabat dalam hidup yang bermanfaat, bukan musuh yang merusak.
Semoga pesan ini menginspirasi kita semua untuk selalu introspeksi, menundukkan ego, dan menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Allah. [***kolomred]


0 Komentar