Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Sikap Tegas Polrestabes Medan membakar Barak Narkoba Jermal 15, Di Apresiasi Tinggi

Petranews.com-Medan| Jajaran Polrestabes Medan kembali membakar barak-barak Narkoba yang berada di kawasan Jermal 15, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, pada Minggu (28/12/) dini hari lewat gerakan Gerebek Sarang Narkoba (GSN).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Kegiatan GSN tersebut melibatkan kekuatan penuh, sebanyak 227 personel yang dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Kabag Ops Polrestabes Medan Kompol Pardamean Hutahaean bersama personel gabungan terdiri dari unsur Brimob Polda Sumut, Direktorat Samapta Polda Sumut, Sat Samapta, Sat Narkoba, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Lantas Polrestabes Medan, Tim Khusus JCS, hingga Patroli Sat Samapta Presisi Polrestabes Medan.

Persiapan pemberangusan barak Narkoba ini diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kabag Ops Polrestabes Medan sebelum seluruh personel bergerak menuju lokasi sasaran. Setibanya di kawasan Jermal 15, petugas melakukan pembongkaran terhadap sejumlah bangunan yang selama ini diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika.

Petugas membongkar satu warung yang dijadikan tempat transaksi narkotika dan menemukan barang bukti berupa plastik klip serta alat hisap sabu.

Selanjutnya, dua Pos Siskamling turut dibongkar dan kembali ditemukan barang bukti berupa alat hisap sabu, mancis, dan plastik klip. Petugas juga membongkar dua rumah warga yang digunakan sebagai lokasi transaksi narkotika, dengan barang bukti yang sama berupa alat hisap sabu, mancis, dan plastik klip.

Dalam pelaksanaan GSN tersebut, dua petugas PLN Pemko Medan turut hadir di lokasi. Dari hasil pengecekan dan keterangan petugas PLN, diketahui sekitar 80 persen masyarakat di kawasan tersebut melakukan pencurian arus listrik.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak kemudian melakukan pengecekan langsung terhadap hasil pelaksanaan GSN dan memimpin apel konsolidasi. Dalam arahannya, Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memulihkan kawasan Jl. Jermal dari aktivitas narkotika.

“Kita sudah melaksanakan kegiatan gerebek dalam waktu satu minggu dan pelaksanaan ini sudah yang kelima kalinya. Ini merupakan langkah dan upaya kita untuk menciptakan kawasan Jermal yang hijau dan bersih dari narkoba,”ucapnya.

Kapolrestabes Medan juga menyoroti keselamatan personel saat bertugas, mengingat sebelumnya kerap terjadi perlawanan dari masyarakat saat dilakukan penindakan di lokasi tersebut.

“Saya banyak mendengar bahwa pada saat melakukan penangkapan di lokasi ini sering terjadi perlawanan, bahkan penyerangan terhadap petugas. Saya tidak mau hal ini terjadi lagi,”ujarnya menegaskan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Gerakan Serentak Narkoba di Jermal 15 berjalan aman dan kondusif. Dari kegiatan ini, petugas berhasil membongkar enam gubuk dan warung yang selama ini dijadikan tempat peredaran narkotika, mengamankan berbagai barang bukti penyalahgunaan sabu, serta mengungkap maraknya pencurian arus listrik oleh warga setempat.

MMCC Berikan Apresiasi 

Ketegasan dan komitmen para Bhayangkara negara perang terhadap kejahatan narkoba dan peredarannya, mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebab peredaran narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan sudah sangat meresahkan, bahkan menjadi momok masyarakat.

Dukungan penuh datang dari insan pers yang tergabung dalam wadah Medan Media Cyber Club (MMCC). Melalui Koordinator MMCC Amirsyam, ditegaskan bahwa perang melawan narkoba terus di kampanyekan dan dukungan penuh seluruh masyarakat, agar ruang gerak peredaran di persempit.

"Sebagai masyarakat, kami memberikan rasa hormat dan apresiasi atas dedikasi dan totalitas insan Bhayangkara negara yang tiada henti bergerak dan mengejar para pelaku kejahatan narkoba, mulai dari produsen, kurir hingga pemakai, ini menunjukkan komitmen dan kesungguhan Kapolrestabes Medan beserta jajarannya, bahwa tidak ada kompromi dengan narkoba,"ujar Amirsyam.

Untuk itu, lanjut jurnalis media online ini, salah satu cara yang efektif guna menekan maraknya peredaran narkoba, media berperan penting agar seluruh sukses yang dilakukan jajaran Kepolisian tersampaikan ketengah masyakarat, sehingga kepercayaan dan dukungan seluruh elemen masyarakat kepada Kepolisian semakin tinggi, termasuk tidak ragu menyampaikan informasi setiap ada tempat yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba.

"MMCC terus menyampaikan sukses penggerebekan sarang narkoba dimanapun berada, sehingga ruang gerak pelaku dan peredaran narkoba dipersempit, dan mendorong agar masyarakat lebih berani untuk melaporkan tempat-tempat yang diduga sebagai sarang narkoba kepada pihak Kepolisian,"ujarnya. (AS)

Posting Komentar

0 Komentar