Petranews.com-Sipirok| Pendidikan Vokasi di lingkungan Kementerian Agama sebagai jawaban atas kebutuhan pasar industri, sehingga lulusan Madrasah mampu beradaptasi dengan percepatan perubahan zaman. Berbagai terobosan kebijakan yang mengatur tentang konsep-konsep pendidikan di Madrasah, terus mengalami perubahan baik konsep dan metodologi pendidikan Madrasah sesuai perkembangan zaman.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama RI Dr KH Romo Raden Muhammad Syafii, SH, M.Hum saat menyampaikan Bimbingan dan Arahan bagi ASN dan PPK di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (23/12) di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan di Kota Sipirok.
"Pendidikan vokasi di lingkungan Madrasah harus terus di dorong, sehingga para siswa Madrasah kita mampu beradaptasi dengan percepatan perubahan teknologi. Digitalisasi penting di pahami, karena percepatan berbagai informasi dapat di akses secara cepat, sehingga beragam informasi dan kemajuan teknologi dapat diikuti siswa Madrasah dan mereka mampu mengaplikasikannya,"ucap Romo dalam paparannya.
Lebih jauh disampaikan Wakil Menteri Agama asal Sumatera Utara ini, bahwa dunia pendidikan berkembang secara cepat dan beragam, bahkan tidak jarang kebutuhan bidang keahlian sangat dibutuhkan bagi dunia industri, terutama bidang komunikasi dan informatika. Untuk itu Madrasah harus mampu menciptakan sumberdaya yang cerdas, unggul dan berakhlakul karimah.
"Menjawab kebutuhan lahirnya sumberdaya manusia yang berkualitas, maka peran pendidikan vokasi perlu diperkuat, tenaga guru dan kependidikan kualitasnya terus ditingkatkan lewat berbagai pelatihan keahlian masing-masing, inilah jawaban atas perubahan zaman,"tegas Romo Syafii.
Menjawab tantangan perubahan itu, Kementerian Agama mendorong guru-guru untuk mengikuti program PPG, termasuk pemberian gaji yang cukup dan menyenangkan.
"Guru sebagai motivator dan penggerak terdepan, haruslah menjadi contoh teladan para siswa, sehingga mampu membangkitkan semangat belajar siswa dengan mengasah kemampuan intelektualitas secara baik dan benar di bawah arahan dan bimbingan guru yang benar,"imbuh Romo.
Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM dalam laporannya menyampaikan, bahwa pendidikan Madrasah di Sumatera Utara,. terus mengalami peningkatan kualitas, hampir merata di seluruh Kabupaten dan Kota. Beragam prestasi akademik dan non akademik di raih para siswa baik di tingkat Propinsi, Nasional hingga Internasional.
"Kualitas pendidikan Madrasah kita terus mengalami perubahan dan peningkatan kualitas secara signifikan, berbagai capaian prestasi akademik dan non akademik di raih siswa Madrasah kita, baik di level Propinsi, Nasional hingga Internasional, berdasarkan capaian itu, pendidikan Madrasah menjadi idola bagi orang tua siswa untuk melanjutkan studi anaknya di Madrasah,"ucap Qosbi.
Hadir dalam pembinaan ASN lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan, diantaranya Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Ja'far Syahbuddin Ritonga, MBA, DBA, tenaga ahli Kementerian Agama Junisab Akbar, Kakan Kemenag Tapanuli Selatan Masir Rambe dan Kakan Kemenag Padang Lawas Utara Mara Timbul Daulay. (AS)

0 Komentar